7
Cara Efektif Kuliah Sambil Kerja
Kuliah sambil kerja?
Kenapa tidak.
Kuliah sambil kerja ini
merupakan alternatif menarik untuk mengatasi kemorosotan anggaran bulanan.
Terutama jika anda berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tidak menutup
kemungkinan banyak juga dari kalangan mampu ikut bekerja Part Time. Alasannya
memang beragam, seperti mencari pengalaman, menambah uang saku, etc.
Jika anda seorang
mahasiswa dan serius ingin menjalankan Kuliah sambil Kerja jangan lah dilakukan
di tahun pertama Kuliah, karena pada masa awal Kuliah biasanya banyak tugas
yang mesti anda selesaikan sehingga waktu anda akan tersita oleh tugas kuliah.
Bisa dibayangkan jika anda tidak menyelesaikan tugas kuliah tepat waktu. Oleh
sebab itu, pilihan Kuliah sambil Kerja bisa anda mulai dari tahun ke empat atau
kelima saja. Intinya jika anda memiliki waktu luang, kuliah sambil bekerja
adalah pilihannya.
Berikut ini saya
sajikan beberapa jenis pekerjaan yang mungkin bisa anda pilih dan lakukan untuk
menambah pengalaman dan penghasilan anda. Jenis pekerjaan berikut ini saya
dapatkan dari hasil membaca pada buku yang saya beli beberapa tahun lalu.
Selamat Membaca.
1.
Penulis
Freelance
Kawan-kawan
jika anda memiliki keahlian menulis anda bisa mengirimkan tulisan anda ke media
lokal maupun nasional. Bagaimana jika anda tidak ahli menulis? Jawabannya
teruslah belajar menulis. Tulislah apa yang ingin anda tulis. Entah itu
artikel, cerpen, esai, puisi, atau mungkin curhatan anda. Yang penting tulis,
tulis, dan tulis. Misalnya saja anda membuat sebuah artikel. Kemudian artikel
yang anda buat itu diterbitkan di media lokal maupun nasional. Bagaimana
perasaan anda?
Kawan-kawan
sekalian. Sebuah artikel bisa saja dihargai sebesar Rp. 150.000, Rp. 200.000, Rp.
250.000, Rp. 350.000, Rp. 500.000, bahkan ada yang sampai Rp. 1000.000. Coba
saja anda kalkulasikan. Misalnya saja jika anda membuat 4 artikel yang
diterbitkan dengan harga Rp. 500.000. Dengan demikian, total penghasilan anda
adalah Rp. 2000.000. Lumayan besar bukan untuk menambah uang saku anda?
2.
Instruktur
di Lembaga Kursus
Anda
memiliki keahlian berbahasa Inggris, Komputer, Olah Vocal (menyanyi), Musik,
Melukis, Senam, Menulis, etc. Cobalah melamar pada lembaga pendidikan yang
relevan dengan skill anda. Biasanya honor di lembaga kursus berdasarkan Jam
Pelajaran (JP). Satu JP biasanya berdurasi 45 menit. Honor perjamnya yakni Rp.
75.000 s/d Rp. 150.000, bahkan ada juga yang lebih. Coba anda kalkulasikan.
Jika anda mengajar 2 JP, dengan honor Rp. 125.000, maka pendapatan anda adalah
Rp. 250.000/hari. Jika anda bisa mengajar sebanyak 8 kali dengan masing-masing
2 JP, potensi penghasilan anda Rp. 2000.000. Dalam hal ini anda bisa juga
membuka les privat di rumah atau di kotsan anda. dengan penghasilan tersebut
anda bisa membiayai kehidupan anda sendiri tanpa mengandalkan penghasilan dari
orang tua.
3.
Master of Ceremony (MC) Event
Bagi
anda yang memiliki keahlian berbicara di depan umum, bisa anda manfaatkan juga
untuk mencari uang. Bagaimana caranya? Anda bisa menjadi MC pagelaran musik
kampus, acara ulang tahun, kegiatan lomba, pameran, seminar, diskusi publik,
etc. Anda bisa melakukan promosi kepada orang-orang yang baru anda kenal
sebagai Media Promosi.
4.
Bisnis
Berbasis Internet
Di abad 21 ini manusia
tidak akan terlepas dari yang namanya teknologi, seperti internet. Anda bisa
memanfaatkan Media Online tersebut sebagai Media Bisnis sampingan yang cukup
menggiurkan. Anda bisa saja menjual Sepatu, Pakaian, Jaket, Alat olahraga, Suplement,
Tas, Jam tangan, Buku, Aksesoris smartphone, etc. Bagaimana caranya? Anda bisa
photo contoh produk lalu tampilkan di internet malalui blog anda atau forum
pertemanan semacam facebook atau bisa juga dengan BBM/Line/WA/Path/IG/etc.
5.
Menjadi
Agen Asuransi
Menjadi
agen asuransi juga pekerjaan yang tidak terlalu membutuhkan waktu khusus.
Modalnya pun berupa kemauan yang keras dan relasi yang luas. Dalam hal ini anda
akan mendapatkan Training singkat dari kantor agen asuransi di mana nantinya
anda bekerja mengenai produk yang akan ditawarkan kepada calon konsumen.
Lalu
berapa besarnya penghasilan anda dari bisnis asuransi ini?
Hal
ini tergantung sejauh mana anda berhasil meyakinkan calon pelanggan anda.
Misalnya, ada sebuah perusahaan asuransi yang mencari nasabah hanya dengan
biaya Rp. 50.000 setahun, anda akan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 5.000
(10%). Coba anda kalkulasikan. Jika anda mampu mengumpulkan calon Konsumen
sebanyak 5 orang per hari, maka pendapatan anda adalah sebanyak Rp. 25.000/hari
atau Rp. 750.000/bulan. Cukup lumayan bukan?
6.
Menjadi
Penyiar Radio
Apakan
anda senang mengobrol, diskusi, bergaul, hobi membaca, dan mendengarkan musik
ditambah dengan keahlian berbahasa Inggris. Kenapa tidak mencoba melamar jadi
penyiar radio? Buatlah lamaran kerja dengan mencantumkan biodata, pas foto, dan
rekaman vocal anda sebagai lampirannya. Ada segmen Remaja yang bisa anda isi,
misalnya berkenaan dengan dunia Kampus, Percintaan, Musik, etc.
Untuk
masalah honor dihitung berdasarkan berapa lama waktu siaran (per jam) dan
dibayarkan sekaligus setelah satu bulan. Misalnya, honor sekali siaran sebesar
Rp. 200.000. Coba anda kalkulasikan. Jika dalam sebulan ada 8 kali siaran, maka
total pendapatan penyiar radio adalah Rp. 1.800.000. Penghasilan yang cukup besar
bagi seorang mahasiswa perantau.
7.
Menjual
Pulsa Elektronik
Berapa modal untuk memulai bisnis
ini?
Biasanya
dengan modal Rp. 500.000 saja anda sudah bisa memulai bisnis ini. Modal lainnya
anda Wajib memiliki HP. Modalnya dari mana? Bisa pinjam ke teman anda,
mempertaruhkan uang bulanan anda atau tabungan anda. Teman kuliah adalah target
potensial anda, karena bisanya mereka tidak akan bisa hidup tanpa pulsa.
Hheee...
Keuntungannya
memang tidak banyak. Dalam setiap transaksi anda hanya bisa meraih untung
sebesar Rp. 500 sd Rp. 1.000 saja. Tetapi jika dalam sehari anda bisa melakukan
20 transaksi, artinya margin keuntungan anda berkisar antara Rp.10.000 sd Rp.
20.000. Dalam sebulan penghasilan tambahan anda bisa mencapai Rp. 300.000 sd
Rp. 600.000
Pada
dasarnya masih banyak pekerjaan lain yang bisa anda pilih. Semuanya kembali
pada diri anda sendiri. Anda yang memilih, mempertimbangkan, dan
menjalankannya. Bekerjalah dengan profesional yang tidak hanya berfokus pada
penghasilan saja karena itu akan membuat sifat anda menjadi materialistis dan
tidak akan merasa cukup. Saya yakin “Proses tidak akan menghianati Hasil”, itu
artinya jika anda bersungguh-sungguh Kuliah sambil Kerja dengan niat yang
lurus, jujur, disiplin, dan terus memperbaiki diri dipastikan uang akan mengalir
deras kepada anda. Bahkan yang lebih extreme lagi uang akan merengek-rengek
kepada anda. Hehehe...
Terima kasih. Salam Ikhlas. Salam
Pembaharu dan Salam Inspirasi.
Referensi:
J. Haryadi. (2011). Strategi Jitu Sukses Kuliah di Perguruan Tinggi.
Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
No comments:
Post a Comment